karena hidup tidak bisa diundo
November 14, 2008
Banyak diantara kita mungkin pernah berfikir, “andai hidup bisa diulang, tentu saya akan melakukan ini dan itu, tidak begini dan begitu…”
tapi kenyataannya hidup memang tidak bisa diulang, bahkan detik sebelumnya, detik sebelum sekarang ini sampai kapanpun tidak akan bisa diulangi. artinya sekali kita melakukan langkah salah maka kita tak bisa kembali ke belakang melakukan undo, mengganti langkah yang terlanjur itu dengan langkah yang lain.
maka dua hal barangkali yang harus benar-benar kita lakukan:
pertama : selalu berfikir sebelum melangkah, karena ada banyak sekali pilihan langkah setiap saat, kita bisa bergerak ke depan belakang, kanan, kiri, atas, bawah, serong kanan, serong kiri dan seterusnya. diam sendiripun adalah sebuah langkah.
berhenti sejenak untuk berfikir, langkah mana dari sekian banyak langkah itu yang paling baik dan paling maslahat akibatnya. jika harus mengambil langkah yang penuh resiko, hitung dan ukurlah resikonya. jangan sampai kita tidak menyiapkan antisipasinya.
kedua : bila telah salah langkah. itu artinya nasi telah jadi bubur, tak bisa dibikin beras lagi. yang harus dilakukan adalah (seperti kata pepatah) kasih saja ayam, kerupuk, kecap, sambel (bila perlu) supaya bisa dinikmati sebagai bubur ayam spesial.
itu saja. mudah-mudahan kita bisa selalu saling mencerahkan.